Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 1)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 1)

OJK Segera Luncurkan Roadmap GCG untuk Emiten


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana meluncurkanroadmap tata kelola perusahaan good corporate governance (GCG) untuk emiten. Rencananya roadmap tersebut diluncurkan akhir tahun 2013.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan saat ini kondisi tata kelola masih belum sempurna. "Saat ini, seperti yang kita ketahui bahwa GCG kita masih banyak yang bolong," ujarnya dalamworkshop pasar modal syariah di Nusa Dua, Bali, Minggu (3/11/2013).

Seperti diketahui, pelaksanaan masyarakat ekonomi Asean atau MEA berlaku 2015. Selain menghadapi persaingan di pasar Asean para emiten juga harus berlomba untuk tata kelola perusahaan.

Muliaman menambahkan, roadmap ini akan dibuat secara bertahap untuk kesempurnaan sistem manajemen emiten di Indonesia.

"Dengan transparansi diharapkan emiten mendapatkan kepercayaan dari investor," kata Muliaman.

Sumber:okezone.com

Analisis :
 Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) merupakan pondasi bagi terbentuknya sistem, struktur, dan kultur perusahaan yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif serta mampu membangun sistem pengendalian internal dan manajemen risiko yang handal. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik diyakini mampu memperkuat posisi daya saing perusahaan, mengelola sumber daya dan risiko secara lebih efisien dan efektif, meningkatkan corporate value dan kepercayaan investor, serta daya saing perusahaan secara berkesinambungan.

Untuk mencapai tujuan di atas, tidak ada lain kecuali komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG pada semua organ dan jenjang organisasi secara terencana, terarah, dan terukur sedemikian rupa sehingga penerapan GCG dapat berlangsung secara konsisten dan sesuai dengan praktik-praktik terbaik penerapan GCG.



Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 10)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 10)

Laba Emiten Grup Salim Anjlok

Kinerja emiten milik Grup Salim menurun di kuartal III 2013. Perolehan laba bersih tiga emiten dari empat emiten Grup Salim tercatat menurun (lihat tabel).Tak pelak, laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang menjadi induk usaha emiten-emiten Grup Salim, hingga kuartal III-2013, melorot 24,6 persen  menjadi Rp 1,92 triliun. Padahal, INDF masih meraih pertumbuhan penjualan 10,5 persen  menjadi Rp 41,28 triliun.
Untungnya, laba bersih PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masih naik 11,96 persen menjadi Rp 1,85 triliun. Ini seiring pendapatan yang naik 15,58 persen menjadi Rp 18,88 triliun.
Penurunan laba bersih INDF karena melonjaknya beban gaji. Tak hanya itu, INDF juga mesti menanggung kenaikan beban bahan baku. Maklum, INDF banyak mengimpor bahan baku seperti gandum dari luar negeri. Apalagi, harga gandum terus berfluktuasi karena depresiasi nilai tukar rupiah.
Reza Nugraha, Analis MNC Securities menilai, INDF memang tidak dapat mengelak kenaikan beban gaji maupun bahan baku. Sebab, dua faktor tersebut bersumber dari eksternal INDF.
Kinerja INDF kian tertekan, karena hingga kuartal III 2013, INDF belum menaikkan harga jual. Strategi ini memang manjur mendongkrak penjualan, sehingga INDF setidaknya bisa mengerem penurunan margin laba. "Pangsa pasar produk INDF juga bisa sedikit turun meski persaingan sedang ketat," terang Reza.
Pelemahan harga crude palm oil (CPO) juga ikut menekan kinerja emiten kebun milik Grup Salim. Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe memperkirakan, harga CPO di akhir tahun ini hanya akan ada di RM 2.400. Sedangkan ke depannya, ia melihat, masih ada peluang bagi harga CPO naik ke RM 2.800 di kuartal II-2014. (Veri Nurhansyah Tragistina, Annisa Aninditya Wibawa)
Kinerja Beberapa Emiten Salim Group
Kuartal III 2013 (Rp miliar)
SIMP    Pendapatan   Laba Bersih
2013   9.531             171.145
2012   10.521           969.577
%         -9,41            -82,35

ICBP   Pendapatan    Laba Bersih
2013  18.877           1.854
2012  16.332           1.656
%        15,58             11,96

LSIP    Pendapatan    Laba Bersih 
2013   2.894             442.881
2012   3.372             949.858
%         -14,18          -53,37
INDF    Pendapatan   Laba Bersih
2013   41.279           1.922
2012   37.359            2.550
%         10,49            -24,63

Sumber : Laporan Keuangan dan diolah Biro Riset KONTAN/Ragil Nugroho

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 9)

Bahasa Indonesia (Tulisan 9)

Kopi Luwak Diboikot Organisasi Pencinta Binatang

 Kopi luwak yang merupakan salah satu kopi produk andalan Indonesia diboikot oleh organisasi khusus yang mengutamakan perlakuan etis terhadap kesejahteraan binatang, People for The Ethical Treatments of Animals (PETA) perwakilan Asia. Organisasi ini menganggap terjadi pelanggaran terhadap luwak saat proses produksi kopi.

PETA telah mengedarkan video investigasi rahasia yang menampilkan satwa luwak yang stres sebelum sari kopinya diambil. Dalam video itu tampak luwak mondar-mandir, berputar-putar, menggigit tiang-tiang kurungan, dan menggelengkan atau menganggukkan kepala mereka. Semua ini adalah indikasi bahwa satwa liar yang ditangkap ini menjadi gila secara psikis akibat dari kebosanan dan depresi.
Jason Baker, Wakil Presiden Operasi Internasional PETA Asia, menuturkan bahwa setelah kampanye itu, lebih dari 50.000 konsumen dari berbagai negara telah melakukan tanda perjanjian dengan PETA untuk tidak membeli produk kopi luwak.
"Beberapa jaringan hotel besar dan para penjual terbesar juga telah berhenti memperjualkan kopi luwak, termasuk Grand Hyatt di Singapura; InterContinental, Hotel Langham, dan Mandarin Oriental di Hongkong; dan cabang pusat perbelanjaan ikonis, Harrods, di Inggris," kata Baker dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Ia menambahkan, membeli suatu produk yang berasal dari hasil penyiksaan binatang justru menunjukkan bentuk dukungan terhadap penyiksaan tersebut. "Itulah sebabnya banyak konsumen dan perusahaan besar di seluruh dunia menolak segala hal yang berkaitan dengan kopi luwak," tambahnya.
Di alam liar, luwak sering memanjat pohon untuk meraih dan memakan buah kopi matang. Namun di dalam kandang, mereka diberi makan buah kopi dalam jumlah lebih banyak dari yang biasanya mereka konsumsi secara alamiah.
Baker mengklaim mendapatkan pengakuan dari seorang peternak bahwa luwak-luwak pada umumnya tetap dikurung selama maksimal tiga tahun sebelum dilepaskan kembali ke alam habitatnya. Akibatnya, luwak stres karena terkungkung. Kurangnya nutrisi yang diperlukan satwa juga mengakibatkan timbulnya kerontokan bulu.
"Peternak lain pun memberitahukan kepada investigator bahwa beberapa luwak bahkan ada yang tidak bisa bertahan hidup setelah mereka dilepaskan kembali ke alam habitat," tambahnya.
Sumber:kompas.com

Analisis :
Kopi Luwak sebagai komoditi andalan Indonesia yang mendapat perhatian dari organisasi PETA yang keberatan atas proses produksi kopi yang tidak berperikemanusiaan dan harus menerima boikot dari berbagai negara

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 8)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 8)

Pekerja Belum Menjadi Subyek dalam Perusahaan

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, Sistem Pengupahan Nasional belum meletakkan pekerja sebagai subyek dalam perusahaan.

"Sistem pengupahan kita belum meletakkan pekerja sebagai subyek dalam perusahaan sehingga kerap terjadi gesekan ketika menyinggung upah," ujar Muhaimin saat membuka Konferensi Nasional Produktivitas di Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Salah satu upaya mengatasi hal itu, lanjut dia, adalah dengan upaya meletakkan buruh sebagai subyek. "Tentunya pekerja tersebut juga harus memiliki kompetensi," tambah dia.

Konferensi nasional itu, lanjut dia, juga bagian dari konsolidasi pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas. "Kreativitas dan efisiensi dapat meningkatkan produktivitas," kata dia.

Produktivitas sendiri lebih mengedepankan efisiensi dan produktivitas. Muhaimin berpendapat, sistem bagi hasil produktivitas atau productivity gain sharing dapat menjadi salah satu alternatif sistem pengupahan. "Model pengupahan dengan mempertimbangkan konsepproductivity gain sharing ini mampu membangun kemitraan antara pengusaha dan pekerja dalam menentukan skala upah secara bipartit," katanya.

Dia menambahkan, dengan menggunakan metode ini, setiap pertumbuhan produktivitas yang dicapai oleh perusahaan bisa memberikan kontribusi pada upah buruh. "Dengan model ini, maka akan timbul motivasi tenaga kerja untuk meningkatkan kinerja secara bertanggung jawab dalam rangka mendongkrak pertumbuhan nilai tambah perusahaan," terang dia.

Dengan pertumbuhan nilai tambah perusahaan tersebut, lanjut dia, maka akan meningkatkan pendapatan tenaga kerja itu sendiri.

Sumber:kompas.com

Analisis : 
dengan menggunakan metode ini, setiap pertumbuhan produktivitas yang dicapai oleh perusahaan bisa memberikan kontribusi pada upah buruh. "Dengan model ini, maka akan timbul motivasi tenaga kerja untuk meningkatkan kinerja secara bertanggung jawab dalam rangka mendongkrak pertumbuhan nilai tambah perusahaan

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 7)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 7)

193 Saham Rontok, IHSG Sesi I Tinggalkan Level 4.500

Saham-saham yang rontok pada perdagangan di Bursa Efek Jakarta Kamis (31/10/2013), membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  tumbang di bawah level 4.500.

IHSG sesi I ditutup melorot 77,76 poin atau 1,7 persen pada 4.497,12. Tercatat 193 saham turun, 51 saham naik dan 74 saham tak bergerak.

Saham-saham yang membetot indeks ke zona merah diantaranya, Alam Sutera Realty (ASRI) melorot 4,55 persen, Indofood Sukses Makmur (INDF) terkoreksi 4,32 persen, Bank Mandiri  (BMRI) melemah 3,43 persen, dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun 1,94 persen.

Sementara saham-saham yang bertahan di zona hijau, antara lain, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) naik 2,78 persen, Adi Sarana Armada (ASSA) menguat 1,67 persen, Elnusa (ELSA) bertambah 1,64 persen, dan Tiphone Mobile Indonesia (TELE) meningkat 1,47 persen.

Sumber:kompas.com

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 6)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 6)

Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di akhir bulan ini kembali mengalami penurunan. Hal ini seiring dengan pelemahan harga emas dunia. 

Seperti dikutip dari situs logam mulia, Kamis(31/10/2013), harga emas terkecil dijual Rp 522.000 per gram, turun Rp 1.000 per gram dibanding perdagangan kemarin. Sehingga dalam empat hari ini, harga emas sudah turun Rp 14.000 per gram. 

Antam mencatat semua ukuran logam mulia tersedia. 

Sementara harga pembelian kembali (buyback) untuk setiap gram emas produk Antam dipatok Rp 452.000 per gram, masih sama dibanding perdagangan kemarin. Dalam empat hari ini, harga pembelian kembali emas Antam turun Rp 13.000 per gram. 

Berikut harga emas batangan yang dijual Logam Mulia Antam hari ini: 
Pecahan 1 gram : Rp 522.000 
Pecahan 5 gram : Rp 2.465.000 
Pecahan 10 gram : Rp 4.880.000 
Pecahan 25 gram : Rp 12.125.000 
Pecahan 50 gram : Rp 24.200.000 
Pecahan 100 gram : Rp 48.350.000 
Pecahan 500 gram : Rp 241.300.000
Sumber:kompas.com

Analisis :
Selama bertahun-tahun, kita mengetahui bahwa emas merupakan investasi yang paling aman karena harga emas yang cenderung selalu naik. Namun, beberapa bulan terakhir ini, ada kekhawatiran dari investor emas karena harga emas yang turun. Bahkan harga nya mencapai level terendahnya dalam dua tahun. Timbul pertanyaan, apakah saat ini investasi emas sudah tidak aman? Lalu kenapa harga emas turun
Ternyata, bukan di Indonesia saja yang mengalami penurunan harga emas, karena harga emasglobal juga sedang rendah hal ini dikarenakan salah satunya adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi China di kuartal I-2013.
China dalam beberapa tahun ini tumbuh sebagai negara dengan ekonomi nomor dua terbesar di dunia. Pada kuartal I-2013, ekonomi China melambat menjadi 7,7%, di bawah harapan pasar 8%. Hal ini menimbulkan kekhawatiran para investor. Faktor pertumbuhan ekonomi china ini lalu membuat investor melakukan aksi jual yang membuat shock semua orang. Emas menjadi investasi menarik dalam 12 tahun terakhir. Namun dalam situasi sulit seperti sekarang, orang lebih memilih memegang tunai dan menjual emasnya.
Selain itu, ada pendapat dari analis Capital Economics Julian Jessop yang mengatakan, penurunan harga emas dipicu oleh ulah spekulan.
Pada Jumat kemarin di pasar London, harga emas berakhir di level ke US$ 1.405,5 per ounce, turun dari US$ 1.535,5 pada Jumat pekan sebelumnya. Dimana para spekulan ini sengaja memainkan harga emas untuk kemudian mendapatkan laba di kemudian hari.
Faktor-faktor diatas adalah beberapa alasan kenapa harga emas 2013 turun

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 5)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 5)

Menakertrans: Upah Harus Berdasarkan Kompetensi

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, tinggi atau rendahnya upah harus berdasarkan kompetensi dari pekerja itu sendiri.

"Upah itu harus berdasarkan kompetensi, Misalnya gaji sarjana Rp 3,7 juta itu rendah jika kompetensinya tinggi," ujar Muhaimin di Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Dia menambahkan, selain kompetensi, tinggi rendahnya upah juga bisa ditentukan melalui dewan pengupaHan dan juga mekanisme bipartit antara pengusaha dan pekerja. "Untuk menentukan upah, bisa memperhitungkan patokan survei, inflasi dan produktivitas," ujarnya.

Muhaimin menambahkan jangan sampai kenaikan upah buruh membahayakan atau mengancam perusahaan menjadi bangkrut, terutama perusahaan padat karya.

Pemerintah, lanjut dia, memberi perhatian khusus pada industri padat karya. Bahkan akan memberi insentif agar tetap berjalan.

Aksi mogok nasional diikuti ribuan buruh di berbagai daerah. Aksi mogok nasional yang berlangsung hingga 1 November itu memiliki beberapa tuntutan seperti upah Rp 3,7 juta untuk DKI Jakarta, menolak Inpres 9/2013, dihapuskannya sistem alih daya, dan dijalankannya jaminan kesehatan mulai 2014.
Sumber:kompas.com

Analisis :
dengan menggunakan metode upah berdasarkan kompetensi , setiap pertumbuhan produktivitas yang dicapai oleh perusahaan bisa memberikan kontribusi pada upah buruh. "Dengan model ini, maka akan timbul motivasi tenaga kerja untuk meningkatkan kinerja secara bertanggung jawab dalam rangka mendongkrak pertumbuhan nilai tambah perusahaan

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 4)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 4)

UMKM Didorong Terapkan E-Commerce

 Bisnis yang dijalankan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dinilai bisa lebih berkembang jika dengan memanfaatkan e-commerce

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Daniel Tumiwa mengatakan, dengan e-commerce UKM lebih bisa bersaing di pasar internasional. "UKM bisa bersaing di pasar internasional, dan bisa memasarkan produknya di dalam dan luar negeri. Itu tujuan idEA," kata Daniel di Jakarta, Kamis (30/10/2013).

Lebih lanjut, Vice President E-Commerce Garuda Indonesia itu mengatakan, pertumbuhan e-commerce sendiri akan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan UKM. 

Sebagaimana diketahui dari data Badan Pusat Statistik 2012, terdapat 55,2 juta UKM. Seluruh usaha tersebut memberikan kontribusi ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 57,9 persen, dan menyerap 97,2 persen angakatan kerja. 

Seiring dengan masuknya Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 mendatang, praktis UKM harus menghadapi era persaingan bebas. "E-commerce menjadi salah satu jalan untuk mengembangkan bisnis UKM," sebutnya. 

Memang, lanjut Daniel, dari sebanyak 55,2 juta UKM baru 75 ribu yang go online. Namun, lanjut Daniel, itu hanyalah masalah waktu. Akan tiba saatnya UKM berpikir untuk go online.

Ia mengatakan, yang menjadi kendala dalam e-commerce sebenarnya adalah soal kepercayaan (trust). Sehingga, idEA memiliki gagasan untuk mengembangkan keanggotaan. Menurutnya, dengan bergabung dalam asosiasi, kepercayaan konsumen terhadap UKM yang go online lebih tinggi.

Sumber:Kompas.com

Analisis : 
UKM didorong untuk menerapkan E-Commerce sebagai sarana pemasaran yang efektif , di bandingkan dengan pemasaran dengan cara biasa seperti yang terjadi dalam mekasnisme transaksi pasar konkrit dimana produsen dan konsumen bertemu secara langsung , di era informasi ini justru UKM harus bisa GO Online dalam memasarkan produknya agar bisa bersaing di dalam dan luar negeri Sebagaimana diketahui dari data Badan Pusat Statistik 2012, terdapat 55,2 juta UKM. Seluruh usaha tersebut memberikan kontribusi ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 57,9 persen, dan menyerap 97,2 persen angakatan kerja.
Seiring dengan masuknya Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 mendatang, praktis UKM harus menghadapi era persaingan bebas. "E-commerce menjadi salah satu jalan untuk mengembangkan bisnis UKM

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 3)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 3)

BI: Kredit Tahun 2013 Diperkirakan Melambat jadi 20,8 persen

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit tahun 2013 diindikasikan akan melambat mencapai 20,8 persen, dari triwulan sebelumnya sebesar 22,3 persen. 

Hal ini didasarkan pada Survei Perbankan triwulan III-2013 yang dirilis BI hari ini, Jumat ((1/11/2013). Perkiraan pertumbuhan kredit tahun 2013 tersebut juga menurun dibandingkan dengan pertumbuhan kredit tahun 2012 sebesar 23,0 persen.

"Hasil survei menunjukkan perlambatan kredit dipengaruhi penurunan permintaan kredit baru pada kredit investasi dan kredit konsumsi, sedangkan permintaan kredit modal kerja masih meningkat," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah dalam siaran pers di Jakarta.

Berdasarkan kelompok bank, perlambatan permintaan kredit terutama terjadi pada kelompok bank besar. Adapun permintaan kredit di kelompok bank menengah dan kecil permintaan kredit masih menguat.

"BI menilai revisi ke bawah perkiraan pertumbuhan kredit perbankan tahun 2013 sejalan dengan pengaruh perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik dan kenaikan suku bunga perbankan," ujar Difi.

Hasil Survei Perbankan triwulan III-2013 menunjukkan suku bunga perbankan, baik suku bunga kredit maupun suku bunga dana, diperkirakan tumbuh pada triwulan IV-2013. Kenaikan suku bunga kredit tertinggi diperkirakan terjadi pada suku bunga kredit modal kerja yakni dari 12,7 persen pada triwulan III-2013 menjadi 13,06 persen.

Sementara itu, suku bunga kredit investasi meningkat dari 12,0 persen menjadi 12,2 persen, dan suku bunga kredit konsumsi meningkat dari 13,7 persen menjadi 13,8 persen. Untuk suku bunga dana (cost of fund) diperkirakan naik dari 5,6 persen pada triwulan III-2013 menjadi 5,8 persen pada triwulan IV-2013.

Hasil Survei Perbankan juga mengindikasikan kenaikan suku bunga dana berpotensi meningkatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan. Indikasi ini tecermin pada nilai saldo bersih tertimbang (SBT) perkiraan penghimpunan DPK tahun 2013 sebesar 99,5 persen, meningkat dibandingkan SBT pada tahun 2012 sebesar 98,7 persen.

Optimisme perbankan terhadap peningkatan pertumbuhan DPK diperkirakan terjadi pada kelompok bank besar dan menengah. Sementara itu, pertumbuhan DPK pada kelompok bank kecil diperkirakan melambat.

Sumber:Kompas.com

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 2)

Bahasa Indonesia 2 (Tulisan 2)

Kadin Usulkan Pajak Infrastruktur untuk Atasi Kemacetan


Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengusulkan pengenaan pajak infrastruktur bagi pemilik kendaraan. Pajak ini dapat digunakan untuk mengembangkan jaringan transportasi yang lebih baik di Tanah Air.
"Pajak infrastruktur ini nantinya ditanggung oleh pemilik kendaraan dan dananya digunakan untuk membangun jalan dalam rangka mengatasi kemacetan lalu lintas," kata Ketua Umum Kadin Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/11/2013) malam.
Menurut Suryo, hal tersebut merupakan terobosan dan hasil pemikiran anggota Kadin untuk menyikapi persoalan infrastruktur dan kemacetan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota besar lain. Ia mengatakan, kemacetan lalu lintas sekarang ini sudah mengganggu aktivitas dunia usaha dan dicemaskan akan mengganggu Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi yang menarik.
Ia berpendapat, jaringan jalan yang dibutuhkan adalah jalan bertingkat yang memerlukan keterlibatan masif dari pihak swasta untuk ikut membiayai. Dalam rangka peningkatan logistik, Kadin mengusulkan agar Indonesia memberi prioritas pada peningkatan sarana transportasi baik di darat maupun di laut. "Pada prinsipnya Indonesia sudah waktunya untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi transportasi darat," katanya.
Kementerian Perhubungan menginginkan moda transportasi massal bus rapid transit (BRT) dapat diimpelementasikan di seluruh ibu kota provinsi. Saat ini diperkirakan baru 10 ibu kota provinsi yang menggunakan BRT dalam sistem transportasi kota.
"Kementerian Perhubungan mengharapkan pada akhir 2014, semua ibu kota propinsi di Indonesia sudah menerapkan pelayanan BRT untuk angkutan perkotaan di wilayah mereka," kata Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan Kemenhub Djoko Sasono. Djoko mengatakan, BRT di sejumlah kota lain belum terselenggara secara penuh, antara lain karena terdapat keterbatasan infrastruktur, seperti belum memiliki jalur sendiri sebagaimana bus transjakarta di Jakarta.
Sumber : Kompas.com

Analisis :
Kebijakakan yang di usulkan oleh KADIN merupakan solusi jitu guna mengurangi angka kemacetan yang terjadi di kota2 besar, dengan pengembangan infrastruktur yang lebih baik lagi , maka kapasitas efisiensi transportasi darat meningkat sehingga aktivitas usaha di kota2 besar tak terhalang oleh waktu , 

Bahasa Indonesia 2 (Tugas 3)

Nama              : Indra Bayuwega
NPM              : 23211588
Kelas              : 3EB19
Mata Kuliah    : Bahasa Indonesia 2

Contoh tulisan ilmiah :


Peneliti hukum dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz  menilai penanganan sengketa pilkada lebih baik tetap dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) daripada oleh pengadilan umum dan Mahkamah Agung, meskipun baru-baru ini telah terjadi kasus suap sengketa pilkada yang menjerat ketua MK nonaktif Akil Mochtar.

Selama ini, lanjutnya, Komisi Yudisial mendata ada sekitar 1.000 lebih hakim nakal di daerah. Apabila kewenangan sengketa pilkada diserahkan ke pengadilan masing-masing, akan lebih sulit mengawasi peradilan sengketa pilkada di berbagai tempat terpisah, ujar Donal.

Dia mengkhawatirkan penyelesaian sengketa hasil pemilihan kepala daerah oleh pengadilan umum dan Mahkamah Agung justru akan menimbulkan maraknya suap.

“Sengketa pilkada adalah sengketa politik jadi sesungguhnya jika ini dikembalikan ke Mahkamah Agung, proses transaksinya, transaksi politiknya kemudian tawar menawar dengan kelompok tertentu agar saling menekan itu menjadi lebih mudah karena pengalaman di MA pun tidak baik kalau kita lihat,” ujarnya pada akhir pekan lalu.

Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah berencana akan menghapus kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menyelesaikan sengketa hasil pemilihan umum kepala daerah.

Penghapusan kewenangan MK ini akan diatur dalam revisi undang-undang pemilihan kepala daerah yang saat ini tengah dibahas oleh DPR dan pemerintah.

Penanganan sengketa pilkada berdasarkan RUU itu akan dipindah ke pengadilan umum. Sengketa pilkada di tingkat kabupaten/kota akan ditangani di Pengadilan Tinggi, sedangkan sengketa pilkada tingkat provinsi akan diselesaikan di Mahkamah Agung.

Pengamat tata negara dari Universitas Indonesia Refly Harun tidak sepakat jika kewenangan mengadili sengketa pemilukada dikembalikan lagi ke Mahkamah Agung.

“Saya yakin seyakin yakinya jauh lebih baik sengketa pemilukada dibawa ke Mahkamah Konstitusi ketimbang Mahkamah Agung. Kalau ke Mahkamah Agung kemudian diserahkan ke pengadilan tinggi saya kira kontrolnya sama sekali tidak ada,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi Hukum DPR Martin Hutabarat menyatakan pemangkasan kewenangan Mahkamah Konstitusi ini untuk menjaga MK dari suap.

“Sekarang waktu MK ini lebih banyak mengurus soal-soal pemilukada. Kalau mengurus atau memutus pemilukada bisa dibuat peradilan lain, tetapi kalau untuk soal konstitusi hanya dia (MK), menguji Undang-undang terhadap Undang-undang Dasar cuma dia. Agar supaya kehormatannya sebagai lembaga yang begitu penting jangan sampai tercemar oleh kesalahan-kesalahan yang bisa saja mudah terjadi pada saat pemilukada,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan usulan agar penyelesaikan sengketa pemilukada tidak lagi dilakukan oleh MK tidak tekait dengan kasus suap Ketua MK terpilih Akil Mochtar karena usulan revisi tersebut sudah diajukan sejak Januari 2013.

Menurut Gamawan, penanganan sengketa di Mahkamah Konstitusi membutuhkan tenaga dan biaya yang lebih.

Penanganan sengketa di Pengadilan Tinggi akan menekan ongkos terutama di tingkat kabupaten/kota. Bagi Gamawan, kewenangan Mahkamah Konstitusi sebaiknya hanya sebatas menangani kasus sengketa Undang-Undang.

Sumber : VOA Indonesia

Bahasa Indonesia 2 (TUGAS 2)

Nama              : Indra Bayuwega
NPM              : 23211588
Kelas              : 3EB19
Mata Kuliah    : Bahasa Indonesia 2

.  Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :
    a.  Topik yang menarik
    b.  Mudah dipahami oleh pembaca
    Coba Anda jelaskan kedua aspek ini

Jawaban : 

Topik yang menarik
Topik yang menarik dalam penulisan karya tulis harus baru dan menarik, agar para pembaca merasa tertarik untuk membacanya, Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penulis harus menguasai teori-teori (data sekunder), data di lapangan (data primer). Dan topic juga harus ada pembatasan topic.Pembatasan sebuah topik mencangkup konsep, variabel, data, lokasi atau lembaga dan waktu pengumpulan data. Topik yang terlalu luas menghasilkan tulisan yang dangkal, tidak mendalam, dan tidak tuntas.Selain itu, penulis juga harus menguasai waktu, biaya, metode pembahasan, bahasa yang digunakan, dan bidang ilmu. Selain itu, pembahasan menjadi tidak fokus pada masalah utama yang ditulis atau dibaca. Akibatnya, pembahasan menjadi panjang, namun tidak berisi. Sebaliknya, topik yang terlalu sempit menghasilkan tulisan yang tidak (kurang) bermanfaat bagi pembacanya. Selain itu, karangan menjadi sulit dikembangkan, tidak menarik untuk dibahas ataupun dibaca.Maka dari itu, pembahasan topik dilakukan secara cermat, sesuai dengan kemampuan, tenaga, waktu, tempat, dan kelayakan yang dapat terima oleh pembacanya.

Mudah di pahami
Topik yang baik ialah yang tidak terlalu panjang, tidak terlalu baku akan tetapi mudah di pahami oleh pembaca. Untuk apa topik panjang ataupun bahasanya baku tetapi pembaca tidak dapat mengerti dan memahami. Lebih baik topik yang pendek, singat, padat, jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Mudah dipahami oleh pembaca merupakan nilai plus bagi penulis, karena tujuan ia (penulis) membuat karya tulis untuk dipahami oleh pembaca sudah terjawab. Oleh sebab itu hendaknya dalam membuat karya tulis kita tak hanya mementingkan kondisi sendiri, tetapi kita pun harus memperhatikan kondisi pembaca  agar sang pembaca pun senang dan memahami dengan apa yang kita tulis (buat). Mudah dipahami merupakan aspek yang mentukan kualitas karya tulis.

Bahasa Indonesia 2 (Tugas 1)

Bahasa Indonesia 2 (Tugas 1)

1.    Jelaskan dengan contoh “ Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar ”!
2.    Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi !

Jawab : 

Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

Bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan situasi.Sebagai alat komunikasi, bahasa harus dapat efektif menyampaikan maksud kepada lawan bicara. Karenanya, laras bahasa yang dipilih pun harus sesuai.
Ada lima laras bahasa yang dapat digunakan sesuai situasi. Berturut-turut sesuai derajat keformalannya, ragam tersebut dibagi sebagai berikut.
1.    Ragam beku (frozen); digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan                          keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan.
2.    Ragam resmi (formal); digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato, rapat resmi, dan              jurnal ilmiah.
3.    Ragam konsultatif (consultative); digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau        pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar.
4.    Ragam santai (casual); digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang              yang belum tentu saling kenal dengan akrab.
5.    Ragam akrab (intimate). digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab              dan intim.
Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah untuk bahasa baku tertulis maupun bahasa baku lisan. Ciri-ciri ragam bahasa baku adalah sebagai berikut.
1.    Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat yang                      baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
2.    Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik bangetuang dan                        bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
3.    Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia                adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
4.    Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang             sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-       ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan        /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
5.    Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa                Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan                pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud                  aslinya.
Dari semua ciri bahasa baku tersebut, sebenarnya hanya nomor 2 (kata baku) dan nomor 4 (lafal baku) yang paling sulit dilakukan pada semua ragam. Tata bahasa normatif, ejaan resmi, dan kalimat efektif dapat diterapkan (dengan penyesuaian) mulai dari ragam akrab hingga ragam beku. Penggunaan kata baku dan lafal baku pada ragam konsultatif, santai, dan akrab malah akan menyebabkan bahasa menjadi tidak baik karena tidak sesuai dengan situasi.
Jika saya perhatikan, semakin tidak benar bahasa saya sewaktu menulis atau berbicara, berarti semakin akrab hubungan saya dengan lawan bicara saya.Maaf, Mas Amal, saya belum bisa memenuhi imbauan untuk menggunakan bahasa yang benar di seluruh kicauan saya.Tapi saya usahakan untuk menggunakan bahasa yang baik.


Contoh menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar

Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan bahasa yang baku.
Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik.
Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku Contoh :
·         Apakah kamu ingin menyapu rumah bagian belakang ?
·         Apa yang kamu lakukan tadi?
·         Misalkan ketika dalam dialog antara seorang Guru dengan seorang siswa
·         Pak guru : Rino apakah kamu sudah mengerjakan PR?
·         Rino : sudah saya kerjakan pak.
·         Pak guru : baiklah kalau begitu, segera dikumpulkan.
·         Rino : Terima kasih Pak
Kata yang digunakan sesuai lingkungan sosial
Contoh lain dari pada Undang-undang dasar antara lain :
Undang-undang dasar 1945 pembukaan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkeadilan.
Dari beberapa kalimat dalam undang-undang tersebut menunjukkan  bahasa yang sangat baku, dan merupakan pemakaian bahasa secara baik dan benar.
Contoh lain dalam tawar-menawar di pasar, misalnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan kegelian, keheranan, atau kecurigaan. Akan sangat ganjil bila dalam tawar -menawar dengan tukang sayur atau tukang becak kita memakai bahasa baku seperti ini.
(1)   Berapakah Ibu mau menjual tauge ini?
(2)   Apakah Bang Becak bersedia mengantar saya ke Pasar Tanah Abang dan berapa ongkosnya?
       Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak          efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di              atas, kalimat (3) dan (4) berikut akan lebih tepat.
(3)   Berapa nih, Bu, tauge nya?
(4)   Ke Pasar Tanah Abang, Bang. Berapa?

Paragraph dibawah ini cuplikan gaya bahasa yang dipakai sesuai dengan EYD dan menggunakan bahasa baku atau bahasa ilmiah bukan kata popular dan bersifa objektif, dengan penyusunan kalimat yang cermat.
Dalam paradigma profesionalisme sekarang ini, ada tidaknya nilai informative dalam jaring komunikasi ternyata berbanding lurus dengan cakap tidaknya kita menulis. Pasalnya, selain harus bisa menerima, kita juga harus mampu memberi. Inilah efek jurnalisme yang kini sudah menyesaki hidup kita. Oleh karena itu, kita pun dituntut dalam hal tulis-menulis demi penyebaran informasi. Namun persoalannya, apakah kita peduli terhadap laras tulis bahasa kita. Sementara itu, yakinilah, tabiat dan tutur kata seseorang menunjukkan asal-usulnya, atau dalam penegasan lain, bahasa yang kacau mencerminkan kekacauan pola pikir pemakainya. Buku ini memperkenalkan langkah-langkah pragmatic yang Anda perlukan agar tulisan Anda bisa tampil wajar, segar, dan enak dibaca

Berikanlah Contoh Bahasa Sebagai Alat Komunikasi ?
Fungsi Bahasa sebagai alat komunikasi
-          bahasa merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri.
-          Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami.
-          Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami              oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi                     perhatian utama kita.
·           Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita.
·         Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain.
·         Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.
·         Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahsa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas tersendiri. Suatu simbol  bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa  Indonesia artinya kandang atau tempat.
·         Tulisan adalah susunan dari simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.
·         Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyaii fungsi utama  bahasa adalah bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada penggunaan Fungsi komunikasi pada bahasa asing Sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa.
Contohnya :
Misalnya berupa :
-          Alat-alat itu digunakan untuk berkomunikasi misalnya gerak badaniah, alat bunyi-bunyian, kentongan, lukisan, gambar, dsb).
Contohnya :
-          bunyi tong-tong memberi tanda bahaya
-          adanya asap menunjukkan bahaya kebakaran
-          alarm untuk tanda segera berkumpul
-          bedug untuk tanda segera melakukan sholat
-          telepon genggam untuk memanggil orang pada jarak jauh
-          simbol – tanda stop untuk pengguna jalan, simbol laki-laki dan perempuan bagi pengguna toilet.
-          gambar peta yang menunjukkan jalan
-          suasana gemuruh kentongan dipukul tanda ketika ada bahaya
-          adanya asap tampak dari kejauhan pertanda kebakaran
-          bunyi alarm (suasana tanda bahaya gempa bumi/bencana alam) dsb.
·         contoh dalam kehidupan sehari hari
misalkan seorang satpam perumahan  berjaga-jaga/ronda pada malam hari, pada saat sudah mendekati jam 12.00 malam satpam tersebut membunyikan kentongan yang bertanda bahwa waktu sudah tepat pukul 12.00 malam. Dan timbul timbal balik antara satpam sama orang-orang disekitar perumahan.setiap orang jadi lebih mengerti tanda waktu pergantian tersebut
Jadi, bahasa yang dipakai satpam tersebut berupa kentongan yang memberikan pertanda sesuatu akan terjadi/ sesuatu yang sudah mestinya dilakukan.