Tulisan 12

Emas Kehilangan Kilaunya, Harga Dunia Terus Merosot

Harga emas batangan Antam dijual Rp527.000 untuk ukuran 1 gram.



VIVAnews - Harga emas berjangka melemah pada penutupan perdagangan di Bursa New York, Amerika Serikat, Jumat pekan lalu. Harga emas Amerika Serikat tergelincir 0,11 persen menjadi US$1.212,70 per ounce.

Dikutip dari laman Reuters, Senin 30 Desember 2013, komoditas emas mulai kehilangan kilaunya saat Bank Sentral Amerika Serikat mengumumkan akan menarik stimulusnya bulan depan. Harga logam mulia itu kemudian melemah 3 persen tidak lama setelah The Fed mengambil keputusan tersebut.

Tahun ini harga emas terus merosot dan menuju kerugian tahunan terbesar dalam tiga dekade terakhir. Pemulihan ekonomi global justru menjadi sentimen negatif  bagi harga emas.

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini naik Rp3.000 per gram.

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp527.000 untuk ukuran 1 gram atau menguat Rp3.000 dibandingkan Rp524.000 per gram pada transaksi Jumat pekan lalu, 27 Desember 2013.

Emas ukuran 5 gram juga dilepas dengan harga Rp2.490.000, ukuran 10 gram Rp4.930.000, ukuran 25 gram Rp12.250.000, ukuran 50 gram Rp24.450.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.850.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp243.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini naik Rp2.000 dan dipatok pada level Rp467.000 per gram dari sebelumnya Rp465.000 per gram. (umi)

analisis : komoditas emas mulai kehilangan kilaunya saat Bank Sentral Amerika Serikat mengumumkan akan menarik stimulusnya bulan depan. Harga logam mulia itu kemudian melemah 3 persen tidak lama setelah The Fed mengambil keputusan tersebut. 

Tahun ini harga emas terus merosot dan menuju kerugian tahunan terbesar dalam tiga dekade terakhir. Pemulihan ekonomi global justru menjadi sentimen negatif  bagi harga emas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar